Selasa, 31 Agustus 2010

SOP PENYIAPAN SPESIMEN DARAH VENA

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PENYIAPAN SPESIMEN DARAH VENA persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PENYIAPAN SPESIMEN DARAH VENA

 

 

 

STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Mengambil dan menyiapkan darah vena untuk pemeriksaan diagnostik

TUJUAN

Melaksanakan fungsi kolaborasi dengan dokter

KEBIJAKAN

Pasien yang membutuhkan pemeriksaan darah vena

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Sarung tangan 1 pasang
  2. Spuit dengan ukuran sesuai kebutuhan
  3. Kapas alcohol dalam kom (secukupnya)
  4. Desinfektan (salf atau cair)
  5. Torniquet
  6. Perlak dan pengalas
  7. Botol wadah specimen dengan atau tanpa koagula
  8. Bengkok
  9. Plester luka (contoh “Hansaplast”) atau kasa dan plester
  10. Lembar pemeriksaan laborat

PROSEDUR PELAKSANAAN

  1. Tahap PraInteraksi
    1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
    2. Mencuci tangan
    3. Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik
    2. Menjelaskan tujuan  dan prosedur tindakan pada keluarga/pasien
    3. Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan
  3. Tahap Kerja
    1. Mengatur posisi pasien dan pilih vena dari arah distal
    2. Memasang perlak dan alasnya
    3. Membebaskan daerah yang akan di injeksi
    4. Meletakkan tourniquet 5 cm proksimal yang akan ditusuk
    5. Memakai hand schoon
    6. Membersihkan kulit dengan kapas alcohol (melingkar dari arah dalam ke luar) biarkan kering
    7. Mempertahankan vena pada posisi stabil
    8. Memegang spuit dengan sudut 300,
    9. Menusuk vena dengan kemiringan 300, dan lubang jarum     menghadap keatas
    10. Melakukan aspirasi dan pastikan darah masuk spuit, ambil darah  sesuai kebutuhan
    11. Membuka tourniquet
    12. Memasukkan darah secara perlahan
    13. Mencabut spuit sambil menekan daerah tusukan dengan kapas
    14. Menutup daerah tusukan dengan “plester luka”
    15. Memasukkan darah kedalam botol specimen
    16. Merapikan pasien
  4. Tahap Terminasi
    1. Melakukan evaluasi tindakan
    2. Berpamitan dengan klien
    3. Membereskan alat-alat
    4. Mencuci tangan
    5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PENYIAPAN SPESIMEN DARAH VENA


No

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Sarung tangan 1 pasang

0,5

 

 

 

2

Spuit dengan ukuran sesuai kebutuhan

1

 

 

 

3

Kapas alcohol dalam kom (secukupnya)

0,5

 

 

 

4

Desinfektan (salf atau cair)

0,5

 

 

 

5

Torniquet

1

 

 

 

6

Perlak dan pengalas

0,5

 

 

 

7

Plester luka (contoh “Hansaplast”) atau kasa dan plester

0,5

 

 

 

8

Lembar pemeriksaan laborat

0,5

 

 

 

9

Botol wadah specimen

0,5

 

 

 

10

Bengkok

0,5

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan verifikasi program pengobatan klien

1

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

3

Menyiapkan obat sesuai prinsip

3

 

 

 

3

Menempatkan  alat di dekat pasien dengan benar

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada keluarga/klien

2

 

 

 

3

Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

1

 

 

 

D

Tahap kerja

 

 

 

 

1

Mengatur posisi pasien dan pilih vena dari arah distal

1

 

 

 

2

Memasang perlak dan alasnya

1

 

 

 

3

Membebaskan daerah yang akan di injeksi

1

 

 

 

4

Meletakkan tourniquet 5 cm proksimal yang akan ditusuk

3

 

 

 

5

Memakai hand schoon

1

 

 

 

6

Membersihkan kulit dengan kapas alcohol (melingkar dari arah dalam ke luar)

3

 

 

 

7

Mempertahankan vena pada posisi stabil

3

 

 

 

8

Memegang spuit dengan sudut 300

3

 

 

 

9

Menusuk vena dengan kemiringan 300, dan lubang jarum menghadap keatas

3

 

 

 

10

Melakukan aspirasi dan pastikan darah masuk spuit, ambil darah  sesuai kebutuhan

3

 

 

 

11

Membuka tourniquet

2

 

 

 

12

Mencabut spuit sambil menekan daerah tusukan dengan kapas

2

 

 

 

13

Menutup daerah tusukan dengan “plester luka”

1

 

 

 

14

Memasukkan darah kedalam botol spesimen

2

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Melakukan evaluasi tindakan

1

 

 

 

2

Berpamitan dengan klien

1

 

 

 

3

Membereskan  alat-alat

1

 

 

 

4

Mencuci tangan

1

 

 

 

5

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


SOP PENILAIAN BALANCE CAIRAN

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PENILAIAN BALANCE CAIRAN persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PENILAIAN BALANCE CAIRAN

 

 

 

STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Penghitungan keseimbangan cairan masuk dan keluar tubuh

TUJUAN

Mengetahui status cairan tubuh :

  1. Mengetahui jumlah masukan cairan
  2. Mengetahui keluaran cairan
  3. Mengetahui balance cairan
  4. Menentukan kebutuhan cairan

KEBIJAKAN

Pasien dengan kecenderungan gangguan regulasi cairan

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Alat tulis
  2. Gelas ukur urine/urine bag

 

 

 

 

PROSEDUR PELAKSANAAN

  1. Tahap PraInteraksi
    1. Melakukan pengecekan program terapi
    2. Mencuci tangan
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam pasien dan sapa nama pasien
    2. Menjelaskan tujuan  dan prosedur pelaksanaan
  3. Tahap Kerja
    1. Menghitung in take oral (minum)
    2. Menghitung in take oral (makan)
    3. Menghitung in take parenteral
    4. Menentukan cairan metabolisme
    5. Menghitung out put urine
    6. Menghitung out put feces
    7. Menghitung out put abnormal (muntah, drain, perdarahan dll)
    8. Menghitung out put IWL
    9. Menghitung balance cairan
  4. Tahap Terminasi
    1. Berpamitan dengan klien
    2. Membereskan alat-alat
    3. Mencuci tangan
    4. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PENILAIAN BALANCE CAIRAN


No

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Alat tulis

1

 

 

 

2

Gelas ukur urine/urine bag

2

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan pengecekan program terapi

2

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam pasien dan sapa nama pasie

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan

2

 

 

 

D

Tahap kerja

 

 

 

 

1

Menghitung in take oral (minum

3

 

 

 

2

Menghitung in take oral (makan)

3

 

 

 

3

Menghitung in take parenteral

4

 

 

 

4

Menentukan cairan metabolisme

3

 

 

 

5

Menghitung out put urine

4

 

 

 

6

Menghitung out put feces

3

 

 

 

7

Menghitung out put abnormal (muntah, drain, perdarahan dll)

3

 

 

 

8

Menghitung out put IWL

5

 

 

 

9

Menghitung balance cairan

9

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Berpamitan dengan klien

1

 

 

 

2

Membereskan  alat-alat

1

 

 

 

3

Mencuci tangan

1

 

 

 

4

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


Minggu, 29 Agustus 2010

SOP PENGUKURAN TEKANAN DARAH

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PENGUKURAN TEKANAN DARAH persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PENGUKURAN TEKANAN DARAH

 

 

 

STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Mengukur tekanan darah pasien dengan menggunakan alat tensimeter air raksa

TUJUAN

Mendapatkan data obyektif

KEBIJAKAN

  1. Pasien baru
  2. Perkembangan kondisi pasien

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Tensimeter
  2. Termometer
  3. Stetoskop
  4. Alat tulis

 

 

 

 

PROSEDUR PELAKSANAAN

  1. Tahap PraInteraksi
    1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
    2. Mencuci tangan
    3. Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik
    2. Menjelaskan tujuan  dan prosedur tindakan pada keluarga/pasien
    3. Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan
  3. Tahap Kerja
    1. Mengatur posisi pasien: supinasi
    2. Menempatkan diri di sebelah kanan pasien, bila mungkin
    3. Mengukur tekanan darah dengan benar
    4. Menghitung pernafasan dan nadi dengan benar
    5. Mengukur suhu badan dengan benar
    6. Melakukan penilaian kesadaran dengan benar
    7. Memantau terjadinya perdarahan dengan benar: daerah operasi, konjunktiva, Capilery Refill, Hb (bila perlu)
    8. Mencatat hasil pemeriksaan
  4. Tahap Terminasi
    1. Melakukan evaluasi tindakan
    2. Berpamitan dengan klien
    3. Membereskan alat-alat
    4. Mencuci tangan
    5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan perawatan

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PENGUKURAN TEKANAN DARAH


No

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Tensimeter

1

 

 

 

2

Stetoskop

1

 

 

 

3

Alat tulis

1

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan verifikasi data  sebelumnya bila ada

1

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

3

Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada keluarga/klien

2

 

 

 

3

Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

1

 

 

 

D

Tahap kerja

 

 

 

 

1

Mengatur posisi pasien : supinasi

1

 

 

 

2

Menempatkan diri di sebelah kanan pasien, bila mungkin

1

 

 

 

3

Membebaskan lengan pasien dari baju

1

 

 

 

4

Memasang manset 2 jari di atas mediana cubiti, selang sejajar arteri brachialis

4

 

 

 

5

Meraba denyut arteri brachialis

3

 

 

 

6

Meletakkan difragma stetoskop di atas arteri tersebut

4

 

 

 

7

Menutup sekrup balon, membuka pengunci air raksa

3

 

 

 

8

Memompa manset hingga tak terdengar denyut arteri

3

 

 

 

9

Membuka sekrup balon perlahan-lahan sambil melihat turunnya air raksa/jarum dan dengarkan bunyi denyut pertama (systole) hingga bunyi terakhir (diastole), sampai tekanan nol

8

 

 

 

10

Melakukan validasi dengan mengulang mulai poin 8 – 9 (bila hasil pengukuran keduanya berbeda, ulangi sekali lagi)

3

 

 

 

11

Mengunci air raksa, dan melepas manset

2

 

 

 

12

Mencatat hasil pengukuran pada buku catatan

2

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Merapikan pasien

1

 

 

 

2

Berpamitan dengan klien

1

 

 

 

3

Membereskan  alat-alat

1

 

 

 

4

Mencuci tangan

1

 

 

 

5

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


SOP PENGHISAPAN LENDIR

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PENGHISAPAN LENDIR persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PENGHISAPAN LENDIR

 

 

 

STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Melakukan tindakan penghisapan lendir di jalan nafas

TUJUAN

  1. Mengeluarkan secret/cairan pada jalan nafas
  2. Melancarkan jalan nafas

KEBIJAKAN

  1. Pasien tidak sadar
  2. Pasien yang tidak mampu mengeluarkan lender sendiri

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Bak instrument berisi: pinset anatomi 2, kasa secukupnya
  2. NaCl atau air matang
  3. Canule section
  4. Perlak dan pengalas
  5. Mesin suction
  6. Kertas tissue

PROSEDUR PELAKSANAAN

  1. Tahap PraInteraksi
    1. Mengecek program terapi
    2. Mencuci tangan
    3. Menyiapkan alat
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam dan sapa nama pasien
    2. Menjelaskan tujuan  dan prosedur pelaksanaan
    3. Menanyakan persetujuan/kesiapan pasien
  3. Tahap Kerja
    1. Memberikan posisi yang nyaman pada pasien kepala sedikit Ekstensi
    2. Memberikan Oksigen 2 – 5  menit
    3. Meletakkan pengalas di bawah dagu pasien
    4. Memakai sarung tangan
    5. Menghidupkan mesin, mengecek tekanan dan botol penampung
    6. Memasukkan kanul section dengan hati-hati (hidung ± 5 cm, mulut ±10 cm)
    7. Menghisap lendir dengan menutup lubang kanul, menarik keluar perlahan sambil memutar (+ 5 detik untuk anak, + 10 detik untuk dewasa)
    8. Membilas kanul dengan NaCl, berikan kesempatan pasien bernafas
    9. Mengulangi prosedur tersebut 3-5 kali suctioning
    10. Mengobservasi keadaan umum pasien dan status pernafasannya
    11. Mengobservasi secret tentang warna, baud an volumenya
  4. Tahap Terminasi
    1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
    2. Merapikan pasien dan lingkungan
    3. Berpamitan dengan pasien
    4. Membereskan dan kembalikan alat ketempat semula
    5. Mencuci tangan
    6. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PENGHISAPAN LENDIR


No

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Bak instrument berisi: pinset anatomi 2, kasa secukupnya

1

 

 

 

2

NaCl atau air matang

1

 

 

 

3

Canule section

2

 

 

 

4

Perlak dan pengalas

1

 

 

 

5

Mesin suction

1

 

 

 

6

Kertas tissue

1

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan verifikasi program pengobatan klien

1

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

3

Menempatkan  alat di dekat pasien

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam dan menyapa nama pasien

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada keluarga/klien

2

 

 

 

3

Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

1

 

 

 

D

Tahap kerja

 

 

 

 

1

Memberikan posisi yang nyaman pada pasien kepala sedikit ekstensi

3

 

 

 

2

Memberikan Oksigen 2 – 5  menit

4

 

 

 

3

Meletakkan pengalas di bawah dagu pasien

1

 

 

 

4

Memakai sarung tangan

1

 

 

 

5

Menghidupkan mesin, mengecek tekanan dan botol penampung

5

 

 

 

6

Memasukkan kanul section dengan hati-hati (hidung ± 5 cm, mulut ± 10 cm)

5

 

 

 

7

Menghisap lendir dengan menutup lubang kanul, menarik keluar perlahan sambil memutar (± 5 detik untuk anak, ±10 detik untuk  dewasa)

6

 

 

 

8

Membilas kanul dengan NaCl, berikan kesempatan pasien bernafas

3

 

 

 

9

Mengobservasi keadaan umum pasien dan status pernafasannya

2

 

 

 

10

Mengobservasi secret tentang warna, baud an volumenya

1

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Melakukan evaluasi tindakan

1

 

 

 

2

Berpamitan dengan klien

1

 

 

 

3

Membereskan  alat-alat

1

 

 

 

4

Mencuci tangan

1

 

 

 

5

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


Jumat, 27 Agustus 2010

SOP PENGANGKATAN JAHITAN LUKA

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PENGANGKATAN JAHITAN LUKA persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PENGANGKATAN JAHITAN LUKA

 

 

 

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Mengangkat / membuka jahitan pada luka yang dijahit

TUJUAN

  1. Mencegah terjadinya infeksi dari benang
  2. Mencegah tertinggalnya benang

KEBIJAKAN

  1. Luka jahit yang sudah waktunya diangkat jahitannya
  2. Luka jahitan yang infeksi

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Pinset anatomis: 2 buah (steril)
  2. Pinset Chirurgis: 2 buah (steril)
  3. Gunting angkat jahit: 1 buah (steril)
  4. Kassa steril
  5. Mangkok kecil: 3 buah (steril)
  6. Sarung tangan steril
  7. Gunting verband
  8. Plester
  9. Alkohol 70% dalam tempatnya
  10. Iodin povidon solution 10% atau sejenisnya
  11. NaCl 0,9%
  12. Bengkok: 2 buah, 1 berisi cairan desinfektan
  13. Kain pembalut atau verband secukupnya

PROSEDUR
PELAKSANAAN

  1. Tahap Pra Interaksi
    1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
    2. Mencuci tangan
    3. Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam sebagai pendekatan therapeutic
    2. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada klien/keluarga
    3. Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan
  3. Tahap Kerja
    1. Mengatur posisi pasien sehingga luka dapat terlihat jelas
    2. Membuka peralatan
    3. Memakai sarung tangan
    4. Membasahi plester dengan alcohol/wash bensin dan buka dengan menggunakan pinset
    5. Membuka balutan lapis terluar
    6. Membersihkan sekitar luka dan bekas plester
    7. Membuka balutan lapisan dalam
    8. Menekan kedua tepi luka (sepanjang luka)
    9. Membersihkan luka dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%
    10. Mendesinfeksi luka dengan Iodine Povidone
    11. Meletakkan kassa steril dekat luka
    12. Menarik simpul jahitan sedikit keatas secara hati-hati dengan memakai pinset chirurgis, sehingga benang yang berada di dalam kulit kelihatan
    13. Menggunting benang dan tarik hati-hati, buang ke kassa
    14. Membilas dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%
    15. Melakukan kompres betadine pada luka / memberi obat / menutup dengan kassa steril
    16. Memasang plester pada seluruh tepi kassa (4 sisi)
  4. Tahap Terminasi
    1. Mengevaluasi hasil tindakan
    2. Berpamitan dengan pasien
    3. Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
    4. Mencuci tangan
    5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawata

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PENGANGKATAN JAHITAN LUKA

No

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Pinset anatomis: 2 buah (steril)

1

 

 

 

2

Pinset Chirurgis: 2 buah (steril)

1

 

 

 

3

Gunting angkat jahit: 1 buah (steril)

1

 

 

 

4

Kassa (steril)

1

 

 

 

5

Mangkok kecil: 3 buah (steril)

0,5

 

 

 

6

Sarung tangan (steril)

0,5

 

 

 

7

Gunting verband

0,5

 

 

 

8

Plester

0,5

 

 

 

9

Alkohol 70% dalam tempatnya

1

 

 

 

10

Iodin povidon solution 10% atau sejenisnya

1

 

 

 

11

NaCl 0,9%

1

 

 

 

12

Bengkok: 2 buah, 1 berisi cairan desinfektan

0,5

 

 

 

13

Kain pembalut atau verband secukupnya

0,5

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan verifikasi program pengobatan klien

2

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

3

Menempatkan alat didekat pasien dengan benar

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada klien/keluarga

2

 

 

 

3

Menayakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum tindakan dilakukan

1

 

 

 

D

Tahap Kerja

 

 

 

 

1

Mengatur posisi pasien sehingga luka dapat terlihat jelas

1

 

 

 

2

Membuka peralatan

1

 

 

 

3

Memakai sarung tangan

1

 

 

 

4

Membasahi plester dengan alcohol/wash bensin dan buka dengan menggunakan pinset

2

 

 

 

5

Membuka balutan lapis terluar

1

 

 

 

6

Membersihkan sekitar luka dan bekas plester

2

 

 

 

7

Membuka balutan lapisan dalam

1

 

 

 

8

Menekan kedua tepi luka (sepanjang luka)

3

 

 

 

9

Membersihkan luka dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%

2

 

 

 

10

Mendesinfeksi luka dengan Iodine Povidone

2

 

 

 

11

Meletakkan kassa steril dekat luka

1

 

 

 

12

Menarik simpul jahitan sedikit keatas secara hati-hati dengan memakai pinset chirurgis, sehingga benang yang berada di dalam kulit kelihatan

4

 

 

 

13

Menggunting benang dan tarik hati-hati, buang ke kassa

2

 

 

 

14

Membilas dengan menggunakan cairan NaCl 0,9%

2

 

 

 

15

Melakukan kompres betadine pada luka / memberi obat / menutup dengan kassa steril

2

 

 

 

16

Memasang plester pada seluruh tepi kassa (4 sisi)

1

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Merapikan pasien

1

 

 

 

2

Berpamitan dengan pasien

1

 

 

 

3

Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula

1

 

 

 

4

Mencuci tangan

1

 

 

 

5

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


SOP PEMERIKSAAN NADI DAN PERNAFASAN

Download Askep Kapuk Online Update Standar Operasional Prosedur (SOP) Keperawatan PEMERIKSAAN NADI DAN PERNAFASAN persiapan OSCA Jateng (Jawa Tengah)


 

PEMERIKSAAN NADI DAN PERNAFASAN

 

 

 

STANDARD OPERSIONAL PROSEDUR

 

 

PENGERTIAN

Pemeriksaan terhadap nadi dan pernafasan pasien

TUJUAN

Mendapatkan data obyektif

KEBIJAKAN

  1. Pasien baru
  2. Evaluasi perkembangan kondisi pasien

PETUGAS

Perawat

PERALATAN

  1. Pencatat waktu
  2. Alat tulis

 

 

 

 

PROSEDUR PELAKSANAAN

  1. Tahap PraInteraksi
    1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
    2. Mencuci tangan
    3. Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar
  2. Tahap Orientasi
    1. Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik
    2. Menjelaskan tujuan  dan prosedur tindakan pada keluarga/pasien
    3. Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan
  3. Tahap Kerja
    1. Mengatur posisi pasien
    2. Menentukan lokasi nadi yang akan di ukur
    3. Meraba denyut nadi dengan 2 jari (telinjuk dan tengah)
    4. Menghitung nadi sekurang-kurangnya ½ menit, dan 1 menit untuk pasien aritmia dan pasien anak
    5. Mengamati gerakan dada / perut pasien selama 1 menit
    6. Menilai hasil pengukuran
  4. Tahap Terminasi
    1. Melakukan evaluasi tindakan
    2. Melakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya
    3. Berpamitan dengan klien
    4. Membereskan alat-alat
    5. Mencuci tangan
    6. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan perawatan

PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI ASPEK KETRAMPILAN
PEMERIKSAAN NADI DAN PERNAFASAN


No

ASEK YANG DINILAI

BOBOT

NILAI

0

1

2

A

ALAT

 

 

 

 

1

Pencatat waktu

1

 

 

 

2

Alat tulis

1

 

 

 

B

Tahap Pra Interaksi

 

 

 

 

1

Melakukan verifikasi data  sebelumnya bila ada

1

 

 

 

2

Mencuci tangan

1

 

 

 

3

Menempatkan  alat di dekat pasien dengan benar

1

 

 

 

C

Tahap Orientasi

 

 

 

 

1

Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik

1

 

 

 

2

Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada keluarga/klien

2

 

 

 

3

Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

1

 

 

 

D

Tahap kerja

 

 

 

 

1

Mengatur posisi pasien

4

 

 

 

2

Meraba denyut nadi dengan 2 jari (telunjuk dan tengah)

15

 

 

 

3

Menghitung nadi sekurang-kurangnya ½ menit, dan 1 menit untuk pasien aritmia dan pasien anak

15

 

 

 

4

Menilai hasil pengukuran

2

 

 

 

E

Tahap Terminasi

 

 

 

 

1

Merapikan pasien

1

 

 

 

2

Berpamitan dengan klien

1

 

 

 

3

Membereskan  alat-alat

1

 

 

 

4

Mencuci tangan

1

 

 

 

5

Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

1

 

 

 

 

TOTAL

50

 

 

 


Blog Archive

 

Tentang Kami

kapuk online Askep Kapuk Online | RS PKU Muhammadiyah Solo askep dan asuhan keperawatan gratis.

Bila anda mempunyai koleksi Askep, Asuhan Keperawatan, Makalah Keperawatan atau Kesehatan yang ingin di publish disini untuk di bagikan kepada teman-teman, silahkan kirim beserta identitas lengkap ke Email Kami

FRIEND

Langgan artikel Via Email

RSS Feed Langganan posting via RSS FEED

Atau kirim update terbaru dari
Blog Kapuk Online langsung
ke Inbox Email anda!: