Translate this page:

Rabu, 23 Maret 2011

Penghisapan Lendir

Penghisapan Lendir

Penghisapan lendir (Suction) merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien yang tidak mampu mengeluarkan sekret atau lendir secara mandiri dengan menggunakan alat penghisap

Ini adalah kelanjutan posting sebelumnya (baca : Clapping dan Vibrating)

Tujuan Penghisapan Lendir

  1. Membersihkan jalan nafas
  2. Memenuhi kebutuhan oksigenasi

Alat dan Bahan Penghisapan Lendir

  1. Alat penghisap lendir dengan botol berisi larutan desinfektan
  2. Kateter penghisap lendir steril
  3. Pinset steril
  4. Sarung tangan steril
  5. Dua kom berisi larutan Aquades atau NaCl 0,9% dan larutan desinfektan
  6. Kasa steril
  7. Kertas tissue
  8. Stetoskop

Prosedur Kerja Penghisapan Lendir

  1. Jelaskan prosedur yang akan dilaksanakan
  2. Cuci tangan
  3. Tempatkan pasien pada posisi terlentang dengan kepala miring ke arah perawat
  4. Gunakan/Pakai sarung tangan
  5. Hubungkan kateter penghisap dengan slang alat penghisap
  6. Mesin penghisap dihidupkan
  7. Lakukan penghisapan lendir dengan memasukkan kateter penghisap kedalam kom berisi aquades atau NaCl 0,9% untuk mempertahankan tingkat kesterilan (asepsis)
  8. Masukkan kateter penghisap dalam keadaan tidak menghisap
  9. Gunakan alat penghisap dengan tekanan 110 - 150 mmHg untuk dewasa, 95 - 11- mmHg untuk anak-anak dan 50 - 95 mmHg untuk bayi (Potter & Perry, 1995)
  10. Tarik dengan memutar kateter penghisap tidak lebih dari 15 detik
  11. Bilas kateter dengan aquades atau NaCl 0,9%
  12. Lakukan penghisapan antara penghisapan pertama dengan berikutnya, minta pasien untuk bernafas dalam dan batuk. Apabila pasien mengalami distress pernafasan, biarkan istirahat 20 - 30 detik sebelum melakukan penghisapan berikutnya
  13. Setelah selesai, kaji jumlah, konsistensi, warna, bau sekret dan respons pasien terhadap prosedur yang dilakukan
  14. Cuci tangan setelah prosedur dilakukan

Penghisapan Lendir

Referensi

A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, “Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar Manusia” Penulis: A. Aziz Alimul Hidayat, S.Kp, Musrifatul Uliyah, S.Kp; Editor: Monica Ester.- Jakarta : EGC : 2004

Posting berlanjut dengan (Baca : Prosedur Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi)
Sebaris coretan yang dapat kupersembahkan untuk dunia keperawatan

**Kapuk Online** (RS PKU Muhammadiyah Solo)

Do you like this article? Share It!

Kirim update terbaru dari Blog Kapuk Online
langsung ke Inbox Email anda!:

Baca juga

9 comments

24 Maret 2011 11:23

thanks infonya. bisa jadi referensi tugas saya.

24 Maret 2011 18:03

Penghisapan lendir dengan Suction Pump merupakan tindakan air way control ya mas.

26 Maret 2011 00:00

Good night my friend....

30 Maret 2011 17:21

@ sandika : Sama-sama Mas...Tp link "xamthone" kliatannya ada masalah dengan hostingnya ya Mas Bro

@ Anton Wijaya : Makasih dah mampir teman sejawat...

@ heny's : Good night juga mBak Heny's yg punya "HEALTH LIFESTYLE"...he...he...he...

3 April 2011 09:30

Salam sahabat
Penjelasan yang sangat padat saya jadi paham mas hehehe maklum soal ginian nol
Oh iya ikut kontes review blog ya mas syaratnya cuma bikin artikel seputar blog saya lalu kirim identitas lengkap url postingan ke email saya xixixi
Maaf telat

3 April 2011 22:39

Sangant bermanfaat nih gan...

4 April 2011 13:06

Trims yaa...jd nambah ilmunya dech...^_^

27 April 2011 17:13

maksudnya apa ya

9 Februari 2012 21:56

ilmu baru nih gan...

mantapp!

Poskan Komentar